Konseling kebidanan
DIALOG DRAMA KONSELING ANTARA BIDAN DAN PASIEN,klien ( TENTANG KB/ALAT KONTRAEPSI)
Naskah Drama Kelompok 4
Nama anggota : Fellisia Eradea
Alvina Maylinda
Angela Christine
Lilis Priyanti
Alvina Maylinda = Bidan 1
Fellisia Ersadea = Bidan 2
Angela Christine = Kakak Klien
Lilis Priyanti = Klien
“Konseling Bidan pada Klien Mengenai KB”
Pada suatu ketika, Pemerintah Kabupaten Sari Indah mengirimkan seorang Bidan ke sebuah kecamatan yang ada di kabupaten tersebut yaitu Kecamatan Hidup Sehat. Bidan baru itu yang belakangan di ketahui namamnya ialah Bidan Dea. Kecamatan Sari Indah sebenarnya telah memiliki satu bidan, yaitu bidan Vina yang telah lama di tugaskan di kecamatan tersebut, namun bidan Dea di tugaskan di kecamatan tersebut karena memang pada suatu daerah harus memiliki minimal dua bidan agar dapat bekerja sama dalam mewujudkan kesehatan ibu dan anak serata program-program pemerintah di sebuah kecamatan tersebut.
Pada suatu hari, datang seorang klien bersama sepupunya ke tempat praktek bidan Vina. Akan tetapi ketika klien tersebut datang bidan Vina bersama suami beserta ketiga anaknya hendak berpergian. Dan bidan Vina telah mengambil cuti untuk beberapa hari.
Action 1
Angel : Assalamualaikum…. (mengetuk pintu)
Bidan Vina : Waalaikum salam. (membukakan pintu) Silakan masuk ibu dan silahkan duduk. Perkenalkan ibu nama saya bidan Vina.
Angel : iya bu, perkenalkan saya Angel dan ini adik saya Lilis. (berjabat tangan)
Bidan Vina : Oh iya mbak Angel dan mbak Lilis ada yang bisa saya bantu?
Lilis : hmmm,,, Begini bu, saya kesini ingin berkonsultasi masalah KB dan ingin sekalian memasang KB.
Bidan Vina : Oh begitu mbak ingin memasang KB ? Begini mbak,untuk pemasangan KB perlu adanya konsultasi terlebih dahulu, apakah sebelumnya mba pernah berkonsultasi mengenai KB di tempat lain ?
Liis : belum pernah bu.
Bidan Vina : oh belum pernah, begini bu mohon maaf sekali, kebetulan hari ini awal saya cuti, jadi saya belum bisa melayani konsultasi untuk saat ini, apakah konseling nya bisa di tunda dulu mbak ?
Lilis : Waduh, di tunda ya bu ? memangnya tidak bisa hari ini ya bu ?
Bidan Vina : Mohon maaf sekali mba tidak bisa.
Liis : Ibu, saya tidak bisa menunda karena saya ini datang dari perkampungan yang jauh dan medan perjalnan yang saya tempuh untuk kesini tidaklah mudah.
Bidan vina : hmm,, begtu ya bu. Baiklah bigini mbak Lilis apabila memang tidak bisa di tunda,kebetulan di kecamatan ini baru saja di tugas bidan baru dari pusat Kabupaten kita saya akan menghubungi bidan tersebut kebetulan itu teman saya namanya bidan Dea. Mungkin nanti mba bisa konseling bersama beliau. Apakahmba bersedia?
Lilis : Bagaimana kak? (menoleh pada Angel)
Angel : ya mau gimana lagi dari pada menunda, lagian kita belum tentu bisa kembali kesini apalagi cuaca semakin tidak menentu seperti ini.
Bidan Vina : Bagimana mba ?
Lilis : baiklah bu bidan saya bersedia.
Bidan vina : baik mba, tunggu sebentar ya saya hubungi bidan Dea dulu.
Lilis : Iya bu bidan.
Action 2
Bidan Vina pun menghubungi bidan Dea
Kring….kring…
Bidan Dea : Hallo dengan Bidan Dea disini, ada yang bisa saya bantu?
Bidan Vina : Hallo Bu dea, ini saya Bidan Vina, sekarang ibu berada di mana bu?
Bidan Dea : oh ya bu, saya sedang di klinik, ada apa ya bu ?
Bidan vina : begini bu ada klien yang datang mau konseling kesaya tetapi saya ini hendak pergi bu. Saya minta bisa tunda dulu tetapi mbak nya bilang tidak bisa di tunda dulu bu. Apa ibu bisa meembatu sayamenggantikan saya yang melayani konseling pada klien tersebut.
Bidan Dea : Baik lah bu Vina saya bisa membantu, suruh saja kliennya ketempat saya.
Bidan Vina : Aduh maaf ya bu saya merepotkan.
Bidan Dea: Ah,tidak apa-apa bu, itulah gunanya teman sejawat saling membantu.
Bidan Vina : baiklah bu, terimakasih banyak bu.
Bidan Dea : iya sama-sama.
Tut…tut…tut…
Bidan Vina : baik mba sudah saya telfon Bidan Dea, dan beliau ada di tempat dan bersedia melayani kosultasi mba. Dan ini alamatnya ( Bidan Vina meberikan secarik kertas yang berisikan alamat praktik Bidan Dea)
Lilis : baik bu terimakasih. Saya pamit.
Bian Vina : sama-sama mba hati-hati di jalan.
Akhirnya Lilis dan Angel pun berangkat ke tempat praktik Bidan Dea, yang lokasinya tidak begtu jauh dari lokasi praktik bidan Vina.
Angel : Permisi…. (membuka pintu)
Bidan Dea : Ya silahkan. Silakan masuk mba dan silahkan duduk. Perkenalkan mba nama saya bidan Dea.
Angel : iya bu, perkenalkan saya Angel dan ini adik saya Lilis. (berjabat tangan)
Bidan Dea : Oh iya mbak Angel dan mbak Lilis ada yang bisa saya bantu?
Lilis : hmmm,,, Begini bu,saya tadi kan dari tempat bidan Vina inginberkonsultasi mengenai KB, namun beliau berhalangan dan saya di arahkan kesini.
Bidan Dea : oh ya yang tadi ya. Jadi bagaimana ? mau konsultasi dulu kan ? jadi begini … (Konseling KB pun dilakukan untuk memilih KB mna yg cocok pada mba tersebut serta memilih KB yang cocok, kemudian membuat janjti untuk pemasangannya )
………DRAMA SESLESAI TERIMA KASIH……
Komentar
Posting Komentar